Gaya Hidup Modern Sambil Tetap Teguh Keyakinan Agama

by -117 Views
Kiat Menjalani Gaya Hidup Modern Tanpa Mengabaikan Iman

Pertanyaan: Bagaimana kita bisa tetap berpegang teguh dengan agama kita dalam kehidupan modern saat ini?

Jawaban syaikh al-Qaradhawi

Dalam dunia yang terus berubah dan penuh godaan, banyak orang bertanya-tanya apakah mungkin menjalani gaya hidup modern tanpa melupakan nilai-nilai agama.

Baca Juga: Apakah Harus Melakukan Haji Ulang Jika Dana Berasal dari Bank Riba?

Apakah Iman Bisa Terbagi-bagi?

Sebagai contoh, bagaimana dengan seseorang yang berpuasa tetapi tidak sholat? Apakah ia memiliki sebagian iman tetapi kekurangan di aspek lainnya?

Dan bagaimana cara seseorang membimbing dirinya, pasangan, serta anak-anaknya di jalan yang benar tanpa menjadi “aneh” di mata masyarakat?

Iman yang tulus dan sempurna akan tercermin dalam seluruh aspek kehidupan seseorang. Dari perilaku pribadinya hingga interaksi dengan keluarga, teman kerja, bahkan dalam pekerjaannya.

“Seperti firman Allah SWT dalam Surah Al-An’am ayat 162: ‘Katakanlah: Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.’

Namun, iman sering kali menghadapi ujian ketika seseorang dikelilingi oleh godaan atau tekanan sosial. Misalnya, ada orang yang taat beribadah selama Ramadan, tetapi setelah itu meninggalkan sholat dan kembali ke kebiasaan buruk.

“Kami selalu mengatakan bahwa siapa pun yang hanya beribadah saat Ramadan saja telah salah kaprah. Karena yang kita sembah bukan Ramadan, tetapi Allah SWT, yang hidup abadi.”

Meskipun begitu, seseorang yang lemah dalam menjalankan ajaran agama tidak langsung dianggap kafir atau murtad. Dia hanya lemah dalam imannya, dan hal ini bisa diperbaiki dengan keyakinan yang lebih kuat.

Islam Membolehkan Nikmat Dunia, Asalkan Halal

Islam tidak melarang umatnya menikmati keindahan dunia. Bahkan, Allah SWT menyebutkan dalam Surah Al-A’raf ayat 32:

“Katakanlah: Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapakah juga yang mengharamkan) rezeki yang baik? Katakanlah: Semua itu adalah bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, tetapi hanya khusus bagi mereka pada hari kiamat.”

Islam memberikan izin untuk menikmati hal-hal baik dalam hidup asalkan tidak melanggar batas syariat. Misalnya, seorang ayah boleh membelikan putrinya pakaian yang indah dan sopan, mendengarkan musik yang positif, menonton acara televisi yang bermanfaat, atau bahkan bersosialisasi dengan teman-teman dan keluarga.

Namun, semua ini harus dilakukan tanpa melibatkan hal-hal yang diharamkan, seperti tarian yang melibatkan lawan jenis atau pakaian yang tidak sesuai dengan norma agama.

Islam tidak meminta kita menjadi pertapa di gua atau biara. Sebaliknya, Islam mengajarkan keseimbangan antara dunia dan akhirat. Hidup modern memiliki dua sisi—sisi yang baik dan sisi yang buruk. Kita bebas memilih apa yang cocok dengan nilai-nilai kita sebagai Muslim.”

Jangan Menyerah pada Arus

Jangan biarkan dirimu terseret arus kehidupan modern tanpa mempertimbangkan prinsip agama. Jadilah individu yang memiliki karakter kuat karena keyakinanmu kepada Allah SWT.

Seperti sabda Nabi Muhammad SAW: ‘Janganlah kalian menjadi orang yang mudah terombang-ambing, yang berkata: Jika orang berbuat baik, kami pun berbuat baik; jika mereka berbuat jahat, kami juga berbuat jahat. Namun, teguhkan dirimu untuk selalu berbuat baik, meskipun orang lain berbuat jahat.’”

Teknologi modern dapat digunakan selama tidak melibatkan hal-hal yang dilarang. Lingkaran yang diharamkan sangat sempit dibandingkan dengan lingkaran yang halal.

Oleh karena itu, seorang Muslim dapat hidup nyaman dengan memilih hal-hal yang diperbolehkan.

Jangan Lewatkan: Tafsir Ayat tentang Kerusakan yang Dilakukan Bani Israil

Kesimpulan

Menjalani gaya hidup modern sambil tetap setia pada prinsip agama bukanlah hal yang mustahil.

Dengan niat yang tulus dan komitmen kuat, seseorang dapat menikmati keindahan dunia tanpa melupakan tanggung jawab spiritualnya. Seperti pesan ulama tersebut,

Ambillah apa yang baik dari kehidupan modern, dan tinggalkan apa yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.